Category Archives: Tugas Sekolah

Caregory ini untuk tugas sekolah.

Akreditasi SMP Waringin Bandung

Selamat datang kepada”Asesor Akreditasi” di SMP Waringin Bandung.
Pada hari Rabu 14 September & Kamis 15 September, Sekolah Katholik SMP Waringin Jalan Kebon Jati no 209 Bandung akan mengadakan Akreditasi (Penilaian sekolah).

Tujuan akreditasi ini adalah:

  1. Meningkatkan Derajat sekolah di mata Pemerintah dan Masyarakat.
  2. Menyempurnakan Visi dan Misi sekolah.
  3. Menentukan tingkat kelayakan suatu sekolah dalam menyelenggarakan layanan pendidikan
  4. memperoleh gambaran tentang kinerja sekolah

Fungsi akreditasi ini adalah:

  1. Untuk pengetahuan, yakni dalam rangka mengetahui bagaimana kelayakan & kinerja sekolah dilihat dari berbagai unsur yang terkait, mengacu kepada baku kualitas yang dikembangkan berdasarkan indikator-indikator amalan baik sekolah
  2. untuk akuntabilitas, yakni agar sekolah dapat mempertanggungjawabkan apakah layanan yang diberikan memenuhi harapan atau keinginan masyarakat
  3. untuk kepentingan pengembangan, yakni agar sekolah dapat melakukan peningkatan kualitas atau pengembangan berdasarkan masukan dari hasil akreditasi


Prinsip-Prinsip Akreditasi Sekolah adalah:

  1. Objektif, informasi objektif tentang kelayakan dan kinerja sekolah
  2. Efektif, hasil akreditasi memberikan informasi yang dapat dijadikan dasar dalam pengambilan keputusan
  3. Memandirikan, sekolah dapat berupaya meningkatkan mutu dengan bercermin pada evaluasi diri

Karakteristik Sistem Akreditasi Sekolah Adalah:

  1. keseimbangan fokus antara kelayakan dan kinerja sekolah
  2. keseimbangan antara penilaian internal dan eksternal
  3. keseimbangan antara penetapan formal peringkat sekolah dan umpan balik perbaikan

Nilai – nilai akreditasi:

  1. A = Amat Baik
  2. B = Baik
  3. C= Cukup
  4. D= Kurang Baik
  5. E= Sangat kurang baik

Laporan tim asesor yang memuat hasil visitasi, catatan verifikasi, dan rumusan saran bersama dengan hasil evaluasi diri akan diolah oleh BAN-S/M untuk menetapkan nilai akhir dan peringkat akreditasi sekolah sesuai dengan kondisi nyata di sekolah.
Penetapan nilai akhir dan peringkat akreditasi dilakukan melalui rapat pleno BAN-SM sesuai dengan kewenangannya. Rapat pleno penetapan hasil akhir akreditasi harus dihadiri oleh sekurang-kurangnya lima puluh persen ditambah satu (50 % + 1) anggota BAN-SM Nilai akhir dan peringkat akreditasi juga dilengkapi dengan penjelasan tentang kekuatan dan kelemahan masing-masing komponen dan aspek akreditasi, termasuk saran-saran tindak lanjut bagi sekolah, Dinas Pendidikan, maupun Departemen Pendidikan Nasional dalam rangka peningkatan kelayakan dan kinerja sekolah di masa mendatang.
Penjelasan kualitatif dan saran-saran harus merujuk pada hasil temuan dan bersifat spesifik agar mempermudah pihak sekolah untuk melakukan pengembangan dan perbaikan internal dan pihak terkait (pemerintah daerah dan dinas pendidikan) melakukan pemberdayaan dan pembinaan lebih lanjut terhadap sekolah.

Masa berlaku akreditasi selama 4 tahun. Permohonan Akreditasi Ulang 6 bulan sebelum masa berlaku habis. Akreditasi Ulang untuk perbaikan diajukan sekurang-kurangnya 2 tahun sejak ditetapkan.

Pada tahun 2006, SMP Waringin mendapatkan nilai A. Demi mewujudkan tujuan SMP Waringin yang ingin mendapatkan nilai A, maka extra – extra di SMP Waringin menampilkan talenta – talenta yang dimilikinya. Seperti Degung, Rampak Sekar, dan masih banyak yang lainnya.
Siswa juga diharapkan SOPAN dalam bertutur kata, berpakaian, dll

Sekian postingan saya tentang “Akreditasi SMP Waringin”
Mohon maaf bila terjadi kesalahan baik dalam penulisa
maupun kata kata yang kurang baik.
Semoga tim asesor akreditasi dapat memberikan nilai terbaik bagi
“SMP Waringin Bandung”

:D ~Terima Kasih~ :D

Pesta Rakyat

Pada Tanggal 20 agustus 2011, dalam rangka memperingati Hut RI yang ke 66 Sekolah Katholik SMP Waringin Jalan Kebon Jati no 209 Bandung mengadakan Pesta Rakyat. Pesta Rakyar ini terdiri dari lomba – lomba yang cukup menarik, antara lainnya:

  1. Makan Kerupuk
  2. Mengambil Koin Dalam Pepaya
  3. Mengambil Belut
  4.  Balap Karung
  5. Bakiak
  6. Menghias Mading Kelas
  7. Tarik Tambang
  8. Basket Daster

Tetapi pada tahun ini, waringin merayakan pesta rakyat ini dengan cara baru, yaitu Estafet. Estafet ini menggunaka bendera. Jadi bila salah satu lomba belum terselesaikan, maka tidak bisa dilanjutkan ke lomba lainnya. Langkah – langkah estafet sebagai berikut:

Makan Kerupuk -> Mengambil Koin Dalam Pepaya -> Mengambil Belut -> Balap Karung -> Bakiak. Dan lomba estafet kali ini dimenangkan oleh kelas 9B. :D

 

Ada juga Lomba yang semua siswa WAJIB ikut. Yaitu lomba MENGHIAS MADING KELAS bertema ‘HUT RI yang ke 66′. Dan kali ini, yang memenangkan LOMBA MENGHIAS MADING KELAS yaitu 9D. :)

Ini dia lomba yang butuh tenaga “EXTRA” untuk memenangkannya, Lomba itu adalah TARIK TAMBANG! Kali ini yang memenangkan lomba TARIK TAMBANG adalah kelas 9A :D

Ini dia lomba yang paling ditunggu – tunggu. Juga termasuk dalam lomba paling lucu karena pesertanya memakai daster. Lomba itu adalah lomba BASKET DASTER!!

Dan juga banyak keceriaan – keceriaan lainnya dalam pesta rakyat tahun ini. Guru guru juga ternyata sangat senang pada waktu pesta rakyat tahun ini.

Sekian Postingan tentang “Pesta Rakyat” ke 66 dari saya. Mohon maaf bila ada kesalahan dalam pengetikan maupun dalam kata – kata yang saya sampaikan. Semoga Indonesia terus Maju, Sukses selalu, dan juga tetap MERDEKA.

~^.^~ Terima kasih ~^.^~

Waringin Disiplin Bersih

Pada Tahun ajaran 2011 – 2012 ini, Sekolah Katholik SMP Waringin yang berada di Jalan Kebon Jati no 209 Bandung ini mengadakan suatu program demi mewujudkan kebersihan di Lingkungan SMP Waringin. Program itu adalah Waringin Disiplin Bersih. Pada Program ini kita diminta untuk menjaga kebersihan, baik diri sendiri maupun kebersihan sekolah. Maka dari itu kita diminta untuk:

1. Membawa Botol isi Ulang sendiri. (Tidak usah mahal mahal)

2. Buang sampah pada tempatnya dan dipilah sesuai dengan kategorinya. (Basah, Plastik, Dan Kertas).

3. LISA (Lihat Sampah Ambil)

4. Menulis Reflexi setiap hari (pagi pagi).

5. Membawa dan Memakai atribut dengan benar (Ikat pinggang, Kaos kaki, Kaos Dalam, Sepatu Hitam, dll)

Membawa Botol Isi Ulang Sendiri (Tidak usah mahal mahal)

Dengan adanya program ini, kita akan disiplin untuk tidak sembarangan jajan yang kebersihannya belum terjamin. Juga kita mendukung program bersih, yakni berkurangnya sampah plastik di lingkungan sekolah. Bila kita tidak membawa botol minum, maka kita harus lari keliling lapangan juga ditulis sebagai 1 pelanggaran buku siswa (Ruginya 2x). Pada tahun lalu (2010 – 2011), harga isi ulang air hanya 500,- (per isi). Tetapi pada tahun ajaran baru ini, naik menjadi 1000,- (per isi). Kenaikan harga tersebut tidak membuat kita kesusahan membayar, melainkan harga seperti itu masih murah dimata kita. Semua hal itu ada keuntungan dan kerugian. Keuntungan yg didapat adalah praktis, tidak usah beli, mengirit dompet :P. Sedangkan kerugiannya adalah berat, botol takut bocor, dan lupa dibawa pulang (alias ketinggalan)

Buang sampah pada tempatnya dan dipilah sesuai dengan kategorinya. (Basah, Plastik, Dan Kertas)

Kita sering membuang sampah sembarangan. Padahal itu menyebabkan karyawan semakin terbebani. Kita juga kadang asal asalan membuang sampah tanpa melihat tong sampah yang benar. Maka dari itu kita harus sadar dalam membuang sampah.

LISA (Lihat Sampah Ambil)

Banyak sampah yang berceceran kemana – mana dan sering kita lihat, namun apa yang kita lakukan? Kita tidak mempedulikan hal tersebut. Bahkan menendangnya jauh jauh. Kapan lagi kita sadar kalau tidak dari sekarang? Marilah kita membiasakan LISA. Minimal kita sehari melihat sampah dan mengambilnya 1 saja.

Menulis Reflexi setiap hari (pagi pagi).

Dengan adanya buku refleksi ini, iman kita diperkuat bahkan kedisiplinan kita diperbanyak. Tapi, apakah kita sudah rajin menulis refleksi setiap paginya? Kita kadang kadang malah hanya menulis 2 kata yaitu “Tidak Mendengar”. Justru itu akan membuat Iman dan Kedisiplinan kita menurun. Jadi sebaiknya kita menulis setiap harinya.

Membawa dan Memakai atribut dengan benar (Ikat pinggang, Kaos kaki, Kaos Dalam, Sepatu Hitam, Topi, dll)

Dalam Hal ini, ikat pinggang sering dipakai tidak benar (tidak memasuki lubang ikat pinggang yang ada di celana / rok). Kaos kaki tidak terlihat tulisan SMP Waringinnya. Sepatu tidak berwarna hitam. Rok pendek. Hal hal itu dilanggar dengan 1 alasan yaitu “Tidak mau CULUN”. Kadang kita berpikir hal hal diatas itu membuat kita culun. Itu semua salah! Justru membuat kita semakin disiplin diri. Bahkan keterlambatan pun dicatat di buku siswa dan saksinya dapat di D.O.

Sekian postingan “Waringin Disiplin Bersih” dari saya.
Mohon maaf bila ada kesalahan dalam pengetikan.
Terima kasih & GBU ALL ^o^.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,261 other followers